HAPPY QATAR NATIONAL DAY

Kebetulan hari ini bertepatan dengan momen Qatar National Day, saya pengen cerita sedikit mengenai negara ini, tempat suami mencari nafkah.

Qatar adalah salah satu negara kecil di timur tengah, yang penghasilan terbesarnya adalah dari minyak dan gas bumi. Negara ini dipimpin oleh seorang raja, atau dikenal dengan emir yaitu Tamim bin Hamad al Thani.

Qodarulloh pekerjaan suami membawa kami menetap dan berkenalan dengan negara ini. Namun, memasuki tempat baru yang asing, pastinya membawa kecemasan. Apalagi sering mendengarkan dan membaca beberapa sterotype dan prejudices mengenai bangsa arab, bagaimana mereka memperlakukan wanita dan pendatang. Terus terang ini cukup membuat galau. Dikarenakan sebagai wanita saya termasuk tipe yang senang beraktifitas di luar rumah, apa bakalan aman nanti, pertanyaan tersebut cukup menimbulkan kecemasan.

Meskipun ada kecemasan, keputusan telah diambil, pengalaman pastinya menjadi guru berharga. Selain itu,  segala bentuk stereotype harus dibuktikan, tidak cukup jika hanya mendengar dengan istilah “kata nya”.

Lebih dari 3 tahun menetap disini, ternyata segala ketakutan saya tidak beralasan. Saya dan suami malah banyak kagum dan mengambil pelajaran dari negara ini dan juga karakter penduduknya.

1. Qatar salah satu negara yang paling aman. Mobil ditinggalin dengan mesin menyala dengan kondisi pintu dan jendela terbuka, sudah jadi pemandangan biasa disini. Belanjaan di tinggalin di luar toko, alhamdulillah belum ada yang berani menyentuh. Berdasarkan numbeo safety index di tahun 2020, Qatar menempati urutan kedua setelah Abu dhabi sebagai negara teraman. https://www.numbeo.com/crime/rankings.jsp?title=2020&displayColumn=1

2. Negara yang diberkahi dengan pemimpin yang adil dan dicintai rakyatnya, eh bukan rakyatnya aja ding. Kami dan umumnya pendatang sangat mencintai emir disini. Gak heran kalau melihat foto sang emir ditempelkan di setiap mobil dan bangunan. Bukan cinta buta tanpa alasan, tetapi memang banyak kemudahan yang kami rasakan meski hanya berstatus sebagai pendatang selama tinggal disini, salah satunya fasilitas kesehatan. Bukan fasilitas kesehatan dari kantor suami ya, tetapi fasilitas kesehatan milik pemerintah. Alhamdulillah merasakan mudah dan murahnya mendapatkan pengobatan dengan fasilitas yang luar biasa, selama disini tanpa dibeda-bedakan dengan penduduk lokal.

3. Proses administrasi yang cepat dan mudah. Mulai masuk imigrasi, mengurus residence permit, mengurus istimara (vehicle registration) semua yang berkaitan dengan urusan administrasi di pemerintahan semua serba cepat dan no pungli.

4. Penduduk lokal sangat menghormati wanita. Nah ini yang meruntuhkan prejudices saya selama ini. Ternyata ketakutan saya tidak beralasan. Beberapa kali mengalami diperlakukan istimewa, terutama saat dalam antrian. Mereka selalu mempersilahkan wanita untuk berada di depan. Tidak hanya itu, how they treat their women is really valuable lesson for us. Gak ada disini pemandangan wanita arab yang berat-berat membawa belanjaan dan memasukkannya ke bagasi mobil, semua nya dilakukan oleh laki-laki. Wanita seperti sebutannya RABBAT-UL- BAIT yang artinya queen of the house, benar-benar diperlakukan layaknya ratu di negara ini. Selain itu, yang membuat saya lega, di negara ini insyaaAllah aman bagi perempuan beraktifitas di luar rumah, bahkan berkendara sendiri kemana pun. Alhamdulillah, batal hidup di dalam sangkar😄

5. Umumnya karakter penduduk lokal yang kami amati adalah pemurah, gemar bersedekah dan menolong. Gemar memberi tip adalah kebiasaan mereka. Beberapa pengalaman pribadi seperti dibayarin makanan saat lagi di mall, anak-anak dikasih uang adalah hal biasa. Selain itu, saat suami mengalami masalah dengan mobilnya, sampai harus di masukkan ke bengkel. Teman2 suami yang orang lokal dengan sigap membantu dan mengantarkan suami. MasyaaAllah, padahal suami tidak pernah meminta pertolongan, karena termasuk tipe penyegan tetapi mereka sudah mengatur semuanya. Pengalaman lainnya, saat kami berhenti untuk sholat dipinggir jalan, didatangi penduduk lokal dan bertanya, “kalian baik-baik saja?, apa ada masalah dengan mobil kalian?” MasyaaAllah, saya dan suami benar-benar kagum dengan perhatian mereka.

6. Negara nya bersih dan teratur, memiliki banyak taman umum. Selain itu, negara ini tax free dan juga yang bikin paling bikin senang untuk selalu jalan-jalan adalah harga bahan bakar di Qatar merupakan salah satu yang termurah di seluruh dunia.

7. Dari penduduk lokalnya kami belajar banyak mengenai nilai-nilai seorang muslim yang diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari seperti Belajar dari prinsip mereka yang meletakkan dunia di tangannya bukan di hati nya. Ngelihat mobil-mobil mewah seliweran di jalan adalah sesuatu yang biasa. Qodarulloh saya memperhatikan sendiri bagaimana beberapa dari mereka tidak berlebih-lebihan dalam mencintai dan memperlakukan barang-barang berharganya, sesuai fungsinya saja. Bahkan saat mengalami kecelakaan mereka hanya berucap qodarulloh, Allah kareem. Ini yang menjadi tamparan bagi kami, buru-buru belajar mengimani takdir lagi.

Disini jarang bahkan hampir tidak pernah dijumpai orang bertengkar karena tabrakan mobil. Gak kebayang kalau di tempat asal saya bisa ributnya berhari-hari saat mobilnya ditabrak di jalan. Satu lagi, saat berkendara jarang sekali membunyikan klakson disini. Memang para penduduk lokal, selalu membawa mobil dengan kecepatan tinggi, namun mereka hanya cukup menyuruh kita minggir dengan memberikan sinyal lampu tanpa bunyi klakson yang seringnya memekakkan telinga😄.

Yah itulah sebagian alasan mengapa kami sekeluarga jatuh hati pada negara ini. Merantau tetap saja Feel unfamiliar but surrounded by good people adalah berkah luar biasa. Bukan berarti tidak ada pengalaman yang mengecewakan dan kurang menyenangkan tetapi secara pribadi kami lebih banyak mendapati pengalaman yang menyenangkan di negara ini.

HAPPY NATIONAL DAY FOR QATAR

Semoga mendapat banyak berkah dan dimudahkan untuk memenuhi janji seperti yang tertulis dalam national anthemnya bahwa Qatar merupakan negeri yang selalu hadir melindungi rakyatnya disaat kesulitan, menjadi merpati saat damai dan menjadi pejuang saat dibutuhkan pengorbanan.

Referensi:

https://www.numbeo.com/crime/rankings.jsp?title=2020&displayColumn=1

.

17 thoughts on “HAPPY QATAR NATIONAL DAY

  1. Mba aku langsung membayangkan betapa damainya tinggal di sana mb, dulu pernah banget pengen ambil kuliah S2 di sana, tapi itu yang saya dengar tanpa mahrom dll sulit banget akhirnya pupus, sampai sekarang masih ada keinginan tinggal di daerah sana dalam hati saja tapi.

    Like

  2. Waaah… Asyik ya mba Qatar..
    Aku jd inget, tahun lalu, temen sekolah anakku ada yg ditawarin pindah kerja ke Qatar, tetapi karena 1 sebab dan lain halnya sepertinya ngga jadi. Karena pas sy konfirmasi, katanya kemungkinan ga jd dengan pertimbangan anak yg masih sekolah sd dan pertimbangan penyesuaian diri katanya.
    Kalau lihat dr cerita mba.. Rasanya sayang bgt kalau ngelewatin pengalaman itu yaa..

    Like

    1. Ooh sayang ya mba. Padahal kalau family status pasti sekolahnya juga dibiayai perusahaan dan anak2 umumnya mudah menyesuaikan diri.
      Tapi mgkn teman nya mba, punya pertimbangan lain. Makasih mba zea sudah bersedia mampir

      Like

      1. Iyaa betul mba.. Kmrn dia jg bilang begitu.. Dibiayai sm perusahaannya tp 2 anak.. Tp sy jg ga nanya2 detail knp ga nerima.. Ntr dibilang kepoo banget siih pengen tau aja urusan org 🤣🤣..
        Sama2 mbaa 🥰🥰

        Like

  3. MasyaAllah, damai bangeet Mba rasanya, kayak menemukan negara impian gitu, sweet ❤ Teman dulu juga pernah tinggal di Qatar, banyak hal menyenangkannya juga. Btw, bendera Qatar juga bernuansa merah-putih ya. Semoga Mba dan keluarga sehat selalu ya di sana. Barokallahu fiik 🤗

    Like

  4. Senang bisa tau cerita tentang negeri “antah berantah” , Jadi membayangkan jaman Nabiyullah shalallahu ‘alaihi wa sallam, mungkin seperti masyarakat Qatar ini, ya, para sahabat dan kaum muslimin pada masa itu? Atau lebih hangat lagi, malah.., karena benar-benar di dampingi oleh Beliau shalallahu ‘alaihi wa sallam. Sepertinya misi beliau “Dan tidaklah aku diutus kecuali untuk menyempurnakan akhlak,” benar-benar berjalan hingga sekarang… Semoga suatu saat, saya pun oleh Allah diijinkan untuk berada di antara mereka. Aamiin.

    Liked by 1 person

  5. Seru banget ya mba di Qatar, jadi makin penasaran tinggal di sana. Itu beneran tax free? Woah amazing, kan katanya tuh kalau di Eropa fasilitas memadai juga karena pajak yang tinggi dan pajak itu bakal dialokasikan ke hal2 lain kaya pendidikan & kesehatan. Tapi ini free, hebat! Jadi pengen tinggal di sana juga hihi 🤭🤭

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: